Sariawan bisa muncul di berbagai bagian mulut termasuk pada gusi atas. Meski ukurannya sering kali kecil, kondisi ini dapat menimbulkan rasa perih yang mengganggu saat makan, minum, hingga berbicara. Karena itulah banyak orang mencari cara mengatasi sariawan di gusi atas dan juga obat sariawan paling ampuh agar keluhan cepat mereda.
Pada sebagian besar, sariawan memang bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun jika rasa sakit semakin parah atau tidak kunjung membaik, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Berikut penjelasan mengenai penyebab, cara mengatasi, dan kapan perlu memeriksakan diri ke dokter gigi.
5 Penyebab Utama Sariawan di Gusi Atas Yang Wajib Anda Ketahui!
Sebelum mengetahui cara mengobatinya, penting untuk memahami apa yang menyebabkan sariawan di gusi atas muncul.
1. Luka Akibat Gesekan
Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah gesekan dari sikat gigi, makanan yang keras, atau kawat gigi. Luka kecil tersebut dapat berkembang menjadi sariawan.
2. Kekurangan Vitamin
Kurangnya asupan vitamin B12, vitamin C, zat besi, maupun asam folat juga dapat meningkatkan risiko munculnya sariawan. Selain itu Vitamin ADEK yang sudah pernah Opal bahas pada artikel sebelumnya juga sangat manjur untuk mengatasi sariawan di gusi bagian atas.
3. Daya Tahan Tubuh Menurun
Saat sistem imun menurun karena kelelahan atau kurang istirahat, sariawan lebih mudah muncul dan proses penyembuhannya bisa berlangsung lebih lama.
4. Stres
Stres yang berkepanjangan ternyata juga dapat memicu munculnya sariawan pada gusi maupun bagian mulut lainnya.
5. Iritasi dari Makanan
Makanan yang terlalu pedas, panas, atau memiliki tekstur tajam dapat menyebabkan iritasi pada jaringan mulut sehingga memicu sariawan.
Beberapa Gejala Sariawan di Gusi Atas Yang Tidak Boleh Anda Abaikan
Sariawan biasanya memiliki ciri-ciri yang cukup mudah dikenali seperti:
- Luka kecil berwarna putih atau kekuningan.
- Bagian tepi luka tampak kemerahan.
- Terasa perih saat makan atau minum.
- Nyeri saat menyikat gigi.
- Tidak nyaman ketika berbicara.
Jika ukurannya semakin besar atau muncul dalam jumlah banyak, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter gigi.
Cara Mengatasi Sariawan di Gusi Atas Yang Bisa Anda Lakukan Sendiri
Berikut beberapa cara mengatasi sariawan di gusi atas yang dapat dilakukan di rumah.
- Menjaga Kebersihan Mulut: Tetap menyikat gigi secara perlahan menggunakan sikat berbulu halus agar area sariawan tidak semakin teriritasi.
- Berkumur dengan Air Garam: Air garam hangat dapat membantu menjaga kebersihan area sariawan sekaligus mengurangi rasa tidak nyaman.
- Perbanyak Minum Air Putih: Minum air putih membantu menjaga kelembaban rongga mulut sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih baik.
- Konsumsi Makanan Bergizi: Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin untuk membantu mempercepat pemulihan jaringan mulut.
- Hindari Makanan Pemicu Iritasi: Selama sariawan belum sembuh, sebaiknya hindari makanan yang terlalu pedas, asam, atau panas agar luka tidak semakin perih.
Selain perawatan di rumah, tersedia juga beberapa obat sariawan di gusi yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri maupun mempercepat penyembuhan.
Namun penggunaan obat sebaiknya mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Meskipun sariawan umumnya dapat sembuh sendiri, kamu sebaiknya segera memeriksakan diri apabila:
- Sariawan tidak sembuh lebih dari dua minggu.
- Ukurannya semakin besar.
- Nyeri sangat mengganggu aktivitas.
- Sulit makan atau minum.
- Disertai demam atau pembengkakan.
Dokter gigi akan memeriksa penyebabnya dan memberikan penanganan yang sesuai.
Cara Mencegah Sariawan Datang Kembali
Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu mengurangi risiko sariawan muncul kembali:
- Menyikat gigi secara rutin.
- Menggunakan sikat gigi berbulu lembut.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Memenuhi kebutuhan vitamin.
- Mengelola stres dengan baik.
- Rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut.
Kesimpulan
Cara mengatasi sariawan di gusi atas dapat dimulai dengan menjaga kebersihan mulut, berkumur menggunakan air garam, menghindari makanan yang memicu iritasi, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Pada sebagian besar kasus, sariawan akan membaik dalam waktu satu hingga dua minggu.
Namun apabila sariawan di gusi atas tidak kunjung sembuh, terasa sangat nyeri, atau sering kambuh, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter gigi. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mengetahui penyebabnya sekaligus memberikan penanganan yang tepat agar kesehatan mulut tetap terjaga.